YOGYAKARTA – Pemerintah Kota Yogyakarta mempercepat pekerjaan normalisasi Sungai Code yang tidak hanya difokuskan pada pengerukan sedimentasi, tetapi juga penataan ulang kawasan bantaran agar menjadi ruang yang bersih, hijau, sehat, dan memiliki nilai produktif bagi warga.
Wali Kota Yogyakarta Hasto Wardoyo mengatakan, progres pekerjaan di segmen Terban Madani, Jalan Dr. Sardjito hingga belakang Hotel Tentrem telah mencapai sekitar 80 persen. Menurutnya, langkah ini menjadi bagian dari upaya jangka panjang mengembalikan fungsi ekologis sungai di tengah kawasan perkotaan yang padat.
“Sekarang sudah hampir sampai batas Sleman. Sungai kita bersihkan sekaligus kita perdalam karena sebelumnya banyak sampah dan terjadi pendangkalan,” ujar Hasto saat meninjau lokasi, Jumat (3/7).
Ia menegaskan, setelah proses pengerukan selesai, Pemkot akan fokus pada penataan bantaran sungai agar tidak kembali dipenuhi aktivitas yang merusak fungsi lingkungan, seperti kandang ternak atau penumpukan sampah.
“Yang penting jangan kambuh lagi. Kalau sungainya sudah bersih, lingkungannya juga harus dijaga,” tegasnya.
Hasto juga mendorong agar kawasan bantaran sungai dihidupkan kembali melalui ruang hijau dan aktivitas warga. Ia mengusulkan gerakan penghijauan hingga lomba kebersihan antar-RT dan RW untuk membangun kesadaran kolektif masyarakat.
“Saya membayangkan di sini penuh bunga, pergola hidup, masyarakat ikut merawat. Bisa juga dibuat lomba kebersihan atau taman antarwilayah,” katanya.
Tak hanya aspek lingkungan, Hasto juga menyoroti potensi ekonomi kawasan tersebut. Ia menyebut tanaman seperti bunga air mata pengantin dapat mendukung ekosistem lebah penghasil madu yang bisa memberi nilai tambah bagi warga.
Sementara itu, Kepala Dinas PUPKP Kota Yogyakarta, Umi Akhsanti, menyebut pekerjaan fisik di segmen tersebut hampir rampung. Namun, masih ada pekerjaan lanjutan di sisi kiri-kanan sungai, terutama pada area yang berbatasan dengan Kabupaten Sleman.
“Koordinasi dengan Kalurahan Caturtunggal akan dilakukan agar alat berat bisa melanjutkan pekerjaan di wilayah Sleman,” ujarnya.
Umi menambahkan, normalisasi Sungai Code akan dilanjutkan ke kawasan Kewek hingga Jembatan Sayidan setelah segmen saat ini selesai. Pemkot juga menyiapkan skema perawatan rutin setiap tahun pada musim kemarau untuk menjaga kondisi sungai tetap optimal.
