SURAKARTA – Dua Unit Sekolah Baru PAUD Negeri segera hadir di Kota Surakarta untuk memperkuat layanan pendidikan prasekolah. Pembangunan PAUD Negeri Nusa Bangsa dan PAUD Negeri Indonesia Jaya didukung anggaran Pemerintah Pusat dengan nilai keseluruhan lebih dari Rp3,29 miliar.
Bunda PAUD Kota Surakarta Venessa Respati menghadiri sekaligus mengikuti peletakan batu pertama pembangunan kedua sekolah tersebut pada Senin (7/9/2026).
Kegiatan itu menandai dimulainya pembangunan fasilitas pendidikan anak usia dini di dua wilayah, yakni Kecamatan Serengan dan Kecamatan Pasar Kliwon.
Menurut laporan Kepala Dinas Pendidikan Kota Surakarta, proyek tersebut merupakan tindak lanjut dari usulan Program Bantuan Pembangunan Unit Sekolah Baru PAUD Tahun 2026. Bantuan disalurkan Pemerintah Pusat melalui Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah.
PAUD Negeri Nusa Bangsa dibangun di Kelurahan Kratonan, Kecamatan Serengan. Sekolah ini mendapatkan dukungan anggaran sebesar Rp1.647.048.000.
Sementara itu, PAUD Negeri Indonesia Jaya akan berdiri di Kelurahan Joyosuran, Kecamatan Pasar Kliwon, dengan nilai anggaran yang sama, yakni Rp1.647.048.000. Total anggaran pembangunan kedua sekolah mencapai Rp3.294.096.000.
Setiap bangunan akan mempunyai dua ruang kelas serta fasilitas penunjang untuk mendukung aktivitas pembelajaran dan kebutuhan anak. Fasilitas yang direncanakan meliputi ruang administrasi, UKS, toilet, dapur, ruang penjaga, gudang, dan aula.
Sekolah juga akan dilengkapi area bermain, tempat parkir, area perkerasan, serta pintu gerbang. Penyediaan sarana yang memadai diharapkan menghadirkan lingkungan pendidikan yang aman, nyaman, dan sesuai dengan kebutuhan tumbuh kembang anak usia dini.
Kehadiran dua sekolah baru tersebut ditujukan untuk memperluas akses masyarakat terhadap layanan PAUD Negeri. Pembangunannya juga mendukung Wajib Belajar Satu Tahun Pendidikan Prasekolah sebagai bagian dari Wajib Belajar 13 Tahun.
Program bantuan USB PAUD turut diprioritaskan bagi wilayah afirmasi dan kawasan dengan tingkat partisipasi pendidikan anak usia dini yang masih rendah. Melalui pemerataan fasilitas, semakin banyak anak diharapkan memperoleh layanan pendidikan prasekolah yang berkualitas dan terjangkau.
Pemerintah Kota Surakarta berharap pembangunan berjalan sesuai jadwal dan memenuhi standar mutu sehingga kedua sekolah dapat segera digunakan serta memberikan manfaat bagi masyarakat.
