YOGYAKARTA – Kesepian menjadi salah satu persoalan yang perlu mendapat perhatian ketika seseorang memasuki usia lanjut. Berkurangnya aktivitas dan interaksi sosial dapat memengaruhi semangat, kesehatan mental, bahkan kualitas hidup lansia.
Persoalan tersebut disoroti Wali Kota Yogyakarta Hasto Wardoyo ketika menjadi narasumber Seminar Lansia Umat Paroki Baciro bertema “Spiritual Iman yang Kuat, Menyemangati Lansia Sehat, Mandiri dan Happy”, Sabtu (8/8/2026).
Hasto mengatakan persoalan pada masa tua tidak selalu berkaitan dengan kondisi ekonomi ataupun biaya pengobatan. Lansia juga membutuhkan ruang untuk berbicara, berinteraksi, dan merasa tetap menjadi bagian penting dari keluarga maupun lingkungannya.
“Di usia lanjut, setiap orang tetap membutuhkan ruang untuk bersosialisasi, berbagi cerita, merasa dekat dengan lingkungan sekitar dan tetap menjalani aktivitas yang memberi semangat hidup,” katanya.
Karena itu, Hasto mendorong warga lansia tetap aktif bergerak, berkegiatan, bermain bersama anak dan cucu, serta menjalin hubungan dengan tetangga dan komunitas. Kegiatan bersama sesama umat dan ibadah juga dinilai dapat membantu menjaga ketenangan batin sekaligus mengurangi rasa kesepian.
Menjaga pola makan dengan asupan gizi yang cukup dan seimbang juga tetap diperlukan. Menurut Hasto, kesehatan pada usia lanjut harus dipahami secara utuh, meliputi tubuh yang terawat, pikiran aktif, kehidupan sosial yang baik, serta kedekatan spiritual.
Pemkot Yogyakarta mendukung upaya tersebut melalui Cek Kesehatan Lansia Gratis, Program Sapa Lansia, Posyandu Lansia, Sekolah Lansia Standar 1, serta pelayanan administrasi kependudukan jemput bola.
Lansia juga didorong mengikuti kegiatan olahraga, sosial, dan ekonomi sesuai kemampuan masing-masing. Partisipasi tersebut memberi ruang kepada mereka untuk tetap produktif dan memberikan manfaat bagi lingkungan.
“Semoga kegiatan ini membawa manfaat, menjadi ruang kebersamaan dan saling menguatkan,” ujar Hasto.
