YOGYAKARTA – Libur sekolah tak selalu harus dihabiskan di pusat perbelanjaan atau tempat wisata. Pemerintah Kota Yogyakarta menghadirkan pilihan aktivitas yang tak kalah seru melalui program Liburan di Perpus Kota 2026, sebuah rangkaian kegiatan yang memadukan literasi, seni, budaya, hingga keterampilan hidup dalam suasana yang menyenangkan.
Program yang digelar Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Kota Yogyakarta ini kembali hadir sebagai agenda tahunan untuk mengajak anak-anak menikmati liburan dengan pengalaman yang lebih bermakna.
Kepala DPK Kota Yogyakarta, Afia Rosdiana, menjelaskan bahwa perpustakaan saat ini telah berkembang menjadi ruang publik yang tidak hanya menyediakan buku, tetapi juga menjadi tempat belajar, berkarya, dan berekreasi. Karena itu, masa liburan sekolah dinilai menjadi momen yang tepat untuk mengenalkan perpustakaan kepada anak-anak melalui berbagai aktivitas interaktif.

Rangkaian kegiatan dibuka pada 30 Juni hingga 2 Juli 2026 lewat program Perpustakaan Menghidupkan Makna Melalui Jelajah Kampung Wisata. Sebanyak 60 peserta dari jenjang SD hingga SMP akan diajak mengeksplorasi Kampung Wisata Purbayan, Kotagede, sambil mengikuti workshop membatik, membuat kerajinan kembang waru, permainan literasi, hingga menyusuri berbagai situs bersejarah seperti Masjid Gedhe Mataram, Watu Gilang, Benteng Cepuri, dan kawasan heritage Kotagede.
Keseruan berlanjut pada 6–11 Juli 2026 di Perpustakaan Kota Yogyakarta Kotabaru dan Perpustakaan Anak PEVITA. Tahun ini, tema life skill menjadi salah satu daya tarik baru. Anak-anak dapat belajar keterampilan sederhana seperti melipat pakaian, mengikat tali sepatu, merawat buku, membuat origami, hingga kreasi kawat bulu.
Bagi pecinta cerita, Perpustakaan Anak PEVITA juga menghadirkan sesi Read Aloud yang dipadukan dengan story craft, sehingga anak-anak bisa berimajinasi sekaligus menghasilkan karya kreatif dari cerita yang dibacakan.
Selama masa liburan, pengunjung juga dapat menikmati Puskot Cinema Spesial Liburan di Perpus Kota, hasil kolaborasi dengan Mantis.lab yang menghadirkan pemutaran film-film inspiratif setiap hari, kecuali Minggu.
Seluruh kegiatan dapat diikuti secara gratis dengan jumlah peserta terbatas. Melalui program ini, Pemkot Yogyakarta berharap perpustakaan semakin dikenal sebagai ruang yang menyenangkan untuk belajar, berkreasi, mengenal budaya, sekaligus mengisi liburan sekolah dengan pengalaman yang bermanfaat.
