Aksi tari tradisional para siswa dalam Muhtong EXPO 2026 (Warta Istimewa)
KLATEN – Semangat kreativitas dan inovasi pelajar tampak memenuhi panggung terbuka Kompleks Monumen Juang Sangkal Putung, Klaten, saat SD Muhammadiyah Tonggalan (Muhtong) menggelar Muhtong EXPO, Sabtu (24/5/2025). Kegiatan ini menjadi ruang bagi para siswa untuk menampilkan karya, keterampilan, sekaligus potensi mereka di tengah perkembangan era digital yang semakin dinamis.
Mengusung tema “Generasi Sehat, Cerdas, Berbudaya dan Peduli di Era Digital”, Muhtong EXPO menghadirkan sekitar 30 stan yang didominasi hasil proyek pembelajaran siswa kelas 1 hingga kelas 6. Beragam karya dipamerkan, mulai dari inovasi sederhana, produk kreatif, hingga hasil literasi digital yang dikembangkan selama proses belajar di sekolah.
Kepala SD Muhammadiyah Tonggalan, Ghufron Ahmad, mengatakan expo tersebut menjadi bentuk nyata dari proses pembelajaran yang telah dijalankan selama satu tahun ajaran. Menurutnya, kegiatan itu bukan sekadar pameran karya, tetapi juga ruang pembentukan karakter dan penguatan mental siswa.
“Expo ini menjadi ekspresi hasil pembelajaran siswa selama setahun, sekaligus wadah untuk menumbuhkan kreativitas dan jiwa kewirausahaan peserta didik,” ujarnya.

Tak hanya pameran karya, acara juga diramaikan lomba mewarnai bagi anak TK, penampilan tari tradisional, hingga gerak dan lagu dari siswa tiap kelas. Suasana panggung terbuka pun dipenuhi antusiasme orang tua dan masyarakat yang datang menyaksikan penampilan para siswa.
Ghufron menjelaskan, Muhtong EXPO merupakan implementasi Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) yang menitikberatkan pada budaya gotong royong, kolaborasi, dan kepedulian sosial. Ia berharap kegiatan tersebut dapat mempererat hubungan sekolah dengan wali murid sekaligus meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap dunia pendidikan berbasis karakter.


“Kreativitas ini sangat mendukung kecerdasan anak dan membentuk siswa berkarakter menuju Indonesia Emas 2045,” katanya.
Sementara itu, Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan SDM Kabupaten Klaten, Slamet, yang hadir mewakili Bupati Klaten, mengapresiasi pelaksanaan kegiatan tersebut. Ia menilai expo seperti ini mampu mendorong perkembangan kreativitas anak, mulai dari literasi digital, kepedulian lingkungan melalui budaya 3R, hingga penguatan seni dan budaya lokal.
Salah satu siswa, Andra Nusa, mengaku bangga bisa menampilkan karya digitalnya di hadapan masyarakat. Hal serupa disampaikan Hanifa Adila Sujiwo yang tampil dalam pertunjukan tari tradisional. Menurutnya, kegiatan tersebut membuat siswa semakin termotivasi untuk terus mengembangkan kemampuan, baik dalam bidang digital maupun kebudayaan.
