YOGYAKARTA – Peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-54 di Daerah Istimewa Yogyakarta diisi dengan rangkaian program yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat, mulai dari kampanye hidup sehat, penanganan tuberkulosis, hingga peningkatan kesejahteraan lanjut usia.
Puncak peringatan berlangsung di Gedhong Pracimasana, Kompleks Kepatihan Yogyakarta, Senin (24/8/2026). Acara dibuka Wakil Gubernur DIY KGPAA Paku Alam X dan dihadiri jajaran TP PKK se-DIY, termasuk Wakil Ketua TP PKK Kota Yogyakarta Siti Hafsah.
Dalam sambutannya, Paku Alam X mengapresiasi pengabdian para kader PKK yang terus hadir memberikan edukasi dan menggerakkan masyarakat. Peran tersebut dinilai penting dalam membangun keluarga yang sehat, mandiri, sejahtera, dan berdaya saing.
Ia juga mengingatkan seluruh jajaran TP PKK agar menjaga soliditas dan memperkuat kerja sama. Kekompakan menjadi salah satu kunci agar program pemberdayaan dapat berjalan efektif serta memberikan manfaat yang lebih luas.
Ketua Panitia HKG PKK ke-54 DIY GKBRAy Adipati Paku Alam mengatakan, kegiatan tahun ini dirancang melampaui agenda seremonial. Rangkaian program diarahkan untuk mendukung kesehatan, pemberdayaan ekonomi, edukasi masyarakat, dan budaya literasi.
Salah satu program yang digelar ialah Kampanye Pola Hidup Sehat “Mbok Mlayu”. TP PKK DIY juga menggandeng Perhimpunan Dokter Paru Indonesia (PDPI) DIY dalam sinergi penanganan tuberkulosis.
Perhatian turut diberikan kepada warga lanjut usia melalui kegiatan peningkatan kesejahteraan lansia. Program tersebut diharapkan membantu para lansia mempertahankan kesehatan, menjalani kehidupan secara aktif, serta mendapatkan dukungan dari keluarga dan lingkungan sekitarnya.
Siti Hafsah memastikan TP PKK Kota Yogyakarta siap mendukung berbagai program TP PKK DIY. Menurutnya, kolaborasi lintas tingkatan diperlukan agar gerakan pemberdayaan keluarga berlangsung konsisten dan menjangkau lebih banyak warga.
Semangat HKG PKK ke-54, lanjutnya, harus digunakan untuk memperbarui komitmen para kader dalam menjawab persoalan keluarga melalui program yang relevan, berkelanjutan, dan dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.
