JAKARTA, JogjaHype.com – Pekan Olahraga Polri 2026 resmi dibuka di Polda Metro Jaya, Minggu (28/6/2026), sebagai bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80. Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir mengapresiasi penyelenggaraan ajang tersebut karena dinilai mampu memperkuat pembinaan atlet sekaligus menumbuhkan budaya olahraga di tengah masyarakat.
Erick menegaskan pembangunan olahraga nasional membutuhkan kolaborasi dari berbagai pihak. Menurutnya, Kementerian Pemuda dan Olahraga tidak mungkin bekerja sendiri dalam mengembangkan prestasi olahraga Indonesia.
Semakin banyak institusi yang menggelar kejuaraan olahraga, semakin besar pula kesempatan bagi para atlet untuk berkembang dan menunjukkan kemampuan terbaiknya. Hal itu dinilai penting untuk mencetak atlet-atlet yang mampu bersaing dan mengharumkan nama Indonesia di level internasional.
Ia juga mengapresiasi kontribusi atlet dari lingkungan Polri yang selama ini turut memberikan sumbangan prestasi di berbagai cabang olahraga. Keberhasilan sejumlah atlet kepolisian menjadi bukti bahwa pembinaan olahraga dapat dilakukan secara luas oleh berbagai institusi.
Menurut Erick, Pekan Olahraga Polri 2026 juga sejalan dengan Desain Besar Olahraga Nasional (DBON). Sejumlah cabang yang dipertandingkan masuk dalam kategori cabang olahraga prioritas yang terus didorong pemerintah untuk meningkatkan prestasi olahraga nasional.
Tak hanya soal prestasi, Erick menyoroti pentingnya membangun budaya olahraga di masyarakat. Ia menyebut tingkat partisipasi masyarakat Indonesia dalam berolahraga masih berada di angka 26,3 persen, tertinggal jauh dibanding Jepang yang telah mencapai 72,9 persen.
Budaya olahraga yang baik, menurutnya, akan memberikan dampak positif terhadap kesehatan masyarakat dan membantu menekan biaya kesehatan di masa depan.
Erick juga mendorong perluasan program car free day di berbagai daerah. Saat ini, kegiatan tersebut baru dilaksanakan di sekitar 220 kota dan kabupaten, sementara Indonesia memiliki 514 kota dan kabupaten.
Sementara itu, Wakapolri Komjen Dedi Prasetyo mengatakan Pekan Olahraga Polri 2026 diikuti sebanyak 6.698 atlet dari delapan cabang olahraga, yakni basket, bulu tangkis, judo, menembak, indoor skydiving, tenis lapangan, taekwondo, dan karate.
Ia berharap ajang ini tidak hanya menjadi kompetisi olahraga, tetapi juga menjadi wadah mempererat persaudaraan, menjunjung tinggi sportivitas, dan melahirkan atlet-atlet berprestasi untuk Indonesia.
