{"id":89,"date":"2026-05-22T09:04:29","date_gmt":"2026-05-22T09:04:29","guid":{"rendered":"https:\/\/jogjahype.com\/?p=89"},"modified":"2026-05-22T09:04:32","modified_gmt":"2026-05-22T09:04:32","slug":"wamira-hadir-di-yogyakarta-kkmp-jual-beras-dan-sembako-dengan-harga-terjangkau","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/jogjahype.com\/index.php\/2026\/05\/22\/wamira-hadir-di-yogyakarta-kkmp-jual-beras-dan-sembako-dengan-harga-terjangkau\/","title":{"rendered":"Wamira Hadir di Yogyakarta, KKMP Jual Beras dan Sembako dengan Harga Terjangkau"},"content":{"rendered":"\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>YOGYAKARTA <\/strong>\u2013 Pemerintah Kota Yogyakarta meluncurkan Warung Milik Rakyat (Wamira) sebagai unit usaha baru yang dikelola Koperasi Kelurahan Merah Putih (KKMP). Program perdana ini diluncurkan di KKMP Giwangan, Jumat (22\/5\/2026), dengan konsep penyediaan kebutuhan pokok masyarakat sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET).<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Wali Kota Yogyakarta Hasto Wardoyo mengatakan Wamira merupakan pengembangan dari Kios Segoro Amarto yang selama ini hadir di pasar tradisional sebagai instrumen pengendalian inflasi daerah. Bedanya, Wamira ditempatkan lebih dekat dengan lingkungan warga dan dikelola langsung oleh KKMP.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Menurut Hasto, Koperasi Merah Putih perlu terus mengembangkan inovasi dan aktivitas usaha. Sebelumnya, sejumlah KKMP di Kota Yogyakarta telah memproduksi batik Segoro Amarto Reborn untuk seragam ASN Pemkot Yogyakarta. Kini, Wamira hadir sebagai usaha baru yang berfokus pada distribusi kebutuhan pokok masyarakat.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">\u201cWarung Segoro Amarto biasanya ada di pasar, sekarang hadir di tengah warga dan dimiliki Koperasi Merah Putih sehingga menjadi aktivitas usaha baru,\u201d ujarnya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Hasto menjelaskan, kebutuhan pokok di Kios Segoro Amarto selama ini dapat dijual sesuai HET bahkan lebih murah karena didukung pasokan dari Bulog dan distributor besar, serta subsidi distribusi. Skema serupa akan diterapkan pada Wamira untuk membantu masyarakat memperoleh bahan pokok dengan harga terjangkau sekaligus menjaga stabilitas harga pangan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pemkot Yogyakarta menargetkan pengembangan Wamira di 14 KKMP sepanjang 2026. Saat ini, lima KKMP telah bergabung dalam program tersebut, yakni Giwangan, Purwokinanti, Cokrodiningratan, Prawirodirjan, dan Klitren.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kota Yogyakarta Kadri Renggono menyebut tahap awal program didukung penyediaan sekitar 5.000 kilogram komoditas kebutuhan pokok disertai subsidi ongkos distribusi sebesar Rp2.000 per kilogram untuk lima KKMP.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Sementara itu, Kepala Dinas Perdagangan Kota Yogyakarta Veronica Ambar Ismuwardani mengatakan pihaknya bertugas menghubungkan KKMP dengan distributor, termasuk Bulog, guna memangkas rantai distribusi agar harga lebih murah. Pengawasan stok, harga sesuai HET, hingga pembatasan pembelian juga akan diterapkan seperti pada Kios Segoro Amarto.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Ketua KKMP Giwangan Sudaryanto menambahkan pihaknya menyiapkan modal awal sekitar Rp15 juta untuk menjalankan Wamira. Produk yang dijual meliputi beras, gula, telur, minyak goreng, hingga produk lokal seperti sabun cair Giwangi. Ia menegaskan Wamira tidak ditujukan untuk bersaing dengan warung kecil, melainkan menjadi penghubung pasokan agar usaha kecil tetap bergerak.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>YOGYAKARTA \u2013 Pemerintah Kota Yogyakarta meluncurkan Warung Milik Rakyat (Wamira) sebagai unit usaha baru yang dikelola Koperasi Kelurahan<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":90,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[33,49],"tags":[56,64,53,63],"post_badge":[],"class_list":["post-89","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita","category-ekonomi-dan-keuangan","tag-hasto-wardoyo","tag-koperasi-kelurahan-merah-putih","tag-wali-kota-yogyakarta","tag-warung-milik-rakyat"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/jogjahype.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/89","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/jogjahype.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/jogjahype.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jogjahype.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jogjahype.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=89"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/jogjahype.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/89\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":91,"href":"https:\/\/jogjahype.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/89\/revisions\/91"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jogjahype.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/90"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/jogjahype.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=89"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/jogjahype.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=89"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/jogjahype.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=89"},{"taxonomy":"post_badge","embeddable":true,"href":"https:\/\/jogjahype.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/post_badge?post=89"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}