{"id":151,"date":"2026-06-12T12:09:32","date_gmt":"2026-06-12T12:09:32","guid":{"rendered":"https:\/\/jogjahype.com\/?p=151"},"modified":"2026-06-12T12:09:33","modified_gmt":"2026-06-12T12:09:33","slug":"pemkot-yogyakarta-siapkan-siap-aplikasi-baru-yang-bikin-pengadaan-barang-dan-jasa-makin-praktis","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/jogjahype.com\/index.php\/2026\/06\/12\/pemkot-yogyakarta-siapkan-siap-aplikasi-baru-yang-bikin-pengadaan-barang-dan-jasa-makin-praktis\/","title":{"rendered":"Pemkot Yogyakarta Siapkan SIAP, Aplikasi Baru yang Bikin Pengadaan Barang dan Jasa Makin Praktis"},"content":{"rendered":"\n<p class=\"wp-block-paragraph\">YOGYAKARTA \u2013 Pemerintah Kota Yogyakarta terus mendorong transformasi digital di berbagai sektor, termasuk dalam urusan pengadaan barang dan jasa. Melalui Bagian Pengadaan Barang dan Jasa (BPBJ), Pemkot kini mengoptimalkan Aplikasi Sistem Informasi Administrasi Pengadaan (SIAP) yang terintegrasi dengan Jogja Smart Service (JSS).<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Aplikasi ini dikembangkan untuk membuat proses pengadaan menjadi lebih praktis, terdokumentasi dengan baik, serta dapat dipantau secara real time. Tak hanya itu, sistem digital tersebut juga diharapkan mampu meningkatkan transparansi dan efisiensi kerja di lingkungan pemerintah.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Untuk memperkenalkan penggunaan SIAP, BPBJ Kota Yogyakarta menggelar Sosialisasi dan Bimbingan Teknis di Hotel Grand Zuri Yogyakarta, Kamis (11\/6). Sebanyak 120 perwakilan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) ikut ambil bagian dalam kegiatan tersebut.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kota Yogyakarta, Kadri Renggono, mengatakan pengadaan barang dan jasa kini bukan sekadar urusan administrasi. Menurutnya, proses tersebut menjadi salah satu penopang utama pelayanan publik dan pembangunan daerah sehingga membutuhkan sistem yang modern dan terintegrasi.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dengan SIAP, setiap tahapan pengadaan dapat dipantau secara daring, mulai dari persiapan dokumen hingga perkembangan paket pekerjaan. Data yang tersimpan secara elektronik juga memudahkan pimpinan melakukan pengawasan sekaligus mengambil keputusan berdasarkan informasi yang tersedia.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Kepala BPBJ Kota Yogyakarta, Joko Budi Prasetyo, menjelaskan aplikasi ini turut mendukung konsep paperless. Jika sebelumnya pelimpahan paket pekerjaan membutuhkan tumpukan dokumen fisik, kini sebagian besar proses dapat dilakukan secara digital sehingga lebih ringkas dan mudah dikelola.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Selain itu, pelimpahan belanja yang sebelumnya menggunakan tautan terpisah kini telah dipindahkan ke menu Layanan Aplikasi Pengadaan di dalam JSS. Langkah ini diharapkan membuat alur kerja menjadi lebih sederhana dan terintegrasi.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Ketua Tim Kerja Pengelolaan LPSE Kota Yogyakarta, Nur Iswanto, menambahkan bahwa SIAP juga memangkas sejumlah tahapan administrasi manual. Progres pekerjaan bisa dipantau secara online sehingga proses menjadi lebih cepat dan efisien.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dari sisi keamanan, seluruh dokumen disimpan di server Pemerintah Kota Yogyakarta yang dikembangkan oleh Dinas Komunikasi, Informatika, dan Persandian. Ke depan, aplikasi ini juga dirancang agar dapat terhubung dengan Sistem Pengadaan Secara Elektronik (SPSE) milik LKPP sehingga penginputan data cukup dilakukan satu kali.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Saat ini SIAP masih dalam tahap sosialisasi dan penyempurnaan. Pemerintah Kota Yogyakarta menargetkan implementasi penuh pada triwulan IV 2026 agar seluruh OPD siap memanfaatkan sistem tersebut untuk pelaksanaan pengadaan tahun anggaran 2027.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>YOGYAKARTA \u2013 Pemerintah Kota Yogyakarta terus mendorong transformasi digital di berbagai sektor, termasuk dalam urusan pengadaan barang dan<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":152,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[33,70,131],"tags":[133,136,134,135,132],"post_badge":[],"class_list":["post-151","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita","category-birokrasi","category-pemkot-yogyakarta","tag-alim-setiawan","tag-budi-santoso","tag-ipb-university","tag-menteri-perdagangan","tag-pt-export-tani-nusantara"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/jogjahype.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/151","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/jogjahype.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/jogjahype.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jogjahype.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jogjahype.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=151"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/jogjahype.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/151\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":153,"href":"https:\/\/jogjahype.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/151\/revisions\/153"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jogjahype.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/152"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/jogjahype.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=151"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/jogjahype.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=151"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/jogjahype.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=151"},{"taxonomy":"post_badge","embeddable":true,"href":"https:\/\/jogjahype.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/post_badge?post=151"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}